Jumat, 03 Maret 2017

Latihan Soal : Sistem di Bumi dan Alam Semesta

Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar!

  1. Lapisan terluar atmosfir adalah ….
  2. Lapisan mantel bumi terbentuk dari ….
  3. Tanah yang terdapat di sekitar gunung berapi biasanya subur karena banyak mengandung ….
  4. Tanah yang strukturnya paling lembut adalah ….
  5. Batu yang terbentuk dari pendinginan magma yang bergelembung-gelembung gas disebut batu ….
  6. Tanah barpasir kurang cocok unt6uk pertanian karena tanahnya ….
  7. Tanah yang terbentuk dari pelapukan yang disebabkan oleh aktifitas mahkluk hidup disebut pelapukan ….
  8. Gas beracun yang bereaksi dengan uap air dan gas-gas lain di udara akan menyebabkan hujan ….
  9. Lava yang mendingin dengan cepat dapat membentuk batu ….
  10. Lapisan bumi yang paling berperan untuk mendukung adanya kehidupan di muka bumi adalah lapisan ….
  11. Bagian bumi yang paling panas adalah lapisan ….
  12. Penyusun utama matahari adalah ….
  13. Sebagian besar lapisan mantel bumi tersusun atas ….
  14. Perubahan suhu antara siang dan malam menyebabkan pelapukan ….
  15. Lapisan yang paling tebal pada struktur bumi adalah lapisan ….
  16. Batuan yang terbentuk karena endapan batuan yang mengalami pelapukan disebut batuan ….
  17. Jenis batu yang termasuk sedimen adalah ….
  18. Bagian dari lautan yang menjorok ke daratan adalah ….
  19. Tiruan bola bumi yang mirip dengan bentuk bumi yang sebenarnya disebut ….
Jawablah pertanyaan-pertanyaan dengan singkat dan tepat!
  1. Apa nama lapisan bumi yang melindungi bumi dari pancaran sinar dan panas matahari?
  2. Apa nama tumbuhan yang dapat menyebabkan pelapukan pada batuan?
  3. Apa jenis tanah yang mudah dipergunakan untuk membuat kerajinan tangan seperti keramik?
  1. Apa pembentuk lapisan inti bumi dalam?
  2. Apa jenis tanah yang paling subur?
  3. Peristiwa apa yang mengawali terbentuknya tanah?
  4. Apa penyusun lapisan kerak bumi?
  5. Mengapa tanah di daerah gunung berapi lebih subur?
  6. Apa nama batuan yang terbentuk karena pengendapan?
  7. Apa jenis batuan yang terbentuk karena pembekuan magma dan lava?
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
  1. Tuliskan lapisan atmosfir!
  2. Tuliskan 4 jenis tanah dan ciri-cirinya!
  3. Tuliskan 3 jenis pelapukan!
  4. Tuliskan lapisan penyusun struktur bumi!
  5. Tuliskan 3 jenis batuan berdasarkan cara pembentukannya!

Latihan Soal : Daur Air dan Peristiwa Alam

Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar!
  1. Kalau tidak ada air,maka seluruh mahkluk hidup akan ….
  2. Air di bumi tidak akan habis karena mengalami ….
  3. Manusia membutuhkan air bersih yang semakin lama jumlahnya semakin berkurang,maka kita harus … air bersih .
  4. Di desa yang daerahnya banyak digunakan untuk pertanian,maka air sangat dibutuhkan untuk ….
  5. Air yang menguap akan menjadi awan karena mengalami proses ….
  6. Air yang meresap ke dalam tanah , tersimpan untuk waktu yang lama dan dapat muncul disaat tertentu disebut ….
  7. Air yang mengalir di sungai akan menuju ….
  8. Awan yang mengandung uap air di udara mengalami pengembunan membentuk ….
  9. Persediaan air bersih makin berkurang karena banyak sumber air bersih yang sudah ….
  10. Menggunakan air bekas cucian sayuran dan beras untuk menyiram tanaman merupakan tindakan penghematan ….
  11. Gelombang yang ditimbilkan akibat adanya gempa di bawah laut sehingga menyebabkan volume air laut meluap/meningkat disebut ….
  12. Usaha penanaman pohon kembali disebut ….
  13. Cairan panas yang keluar gunung berapi saat meletus disebut ….
  14. Gempa yang terjadi akibat pergeseran letak batuan dalam bumi disebut gempa ….
  15. Daur air di awali dengan proses penguapan air yang terjadi karena ….
  16. Air di bumi tidak pernah habis walaupun terus menerus digunakan. Hal ini disebabkan air mengalami ….
  17. Bencana tsunami yang terjadi pada bulan Desember 2004 diakibatkan oleh …
  18. Cairan panas yang dikeluarkan pada saat gunung meletus disebut …
  19. Pembuatan teras di lereng bukit atau lahan miring lainnya agar tanah tidak longsor diterjang air hujan disebut ….
  20. Gempa bumi yang disebabkan oleh gunung meletus disebut gempa ….
Jawablah pertanyaan-pertanyaan dengan singkat dan tepat!
  1. Apa akibatnya jika hutan gundul?
  2. Di mana kita sering mennjumpai banyak mata air?
  3. Bagaimana cara kita menggunakan air?
  4. Mengapa air di bumi tidak akan habis?
  5. Apakah hutan yang gundul dapat menyerap air?
  6. Bagaimana cara membuat areal persawahan di daerah lereng bukit?
  7. Apa yang menyebabkan air tercemar?
  8. Mengapa halaman rumah sebaiknya diberi konblok,bukan semen?
  9. Mengapa kita tidak boleh menyalakan kran air terus menerus ketika  sedang menyikat gigi?
  10. Bagaimanakah caranya mengurangi pencemaran air?
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
  1. Tuliskan 3 fungsi air bagi kehidupan manusia!
  2. Tuliskan 2 perbuatan manusia yang dapat mempengaruhi siklus air?
  3. Tuliskan 3 cara menghemat air!
  4. Tuliskan urutan daur air!
  5. Bagaimanakah caranya mencegah banjir?

Latihan Soal : Sumber Daya Alam dan Penggunaannya

Isilah titik-titik dengan jawaban yang benar!
  1. Peristiwa alam yang terjadi karena meluapnya air laut ke daratan disebut ….
  2. Salah satu skala yang digunakan untuk mengetahui kekuatan gempa adalah …
  3. Gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi disebut ….
  4. Langkah pertama dalam membuat laporan tentang peristiwa alam adalah ….
  5. Salah satu penyakit yang sering timbul akibat kekurangan air bersih saat banjir adalah …
  6. Bahan kimia yang dihasilkan gunung berapi adalah…
  7. Abrasi adalah…
  8. Salah satu guna terasiring adalah…
  9. Pembalakan liar akan mengakibatkan…
  10. Salah satu keuntungan bagi petani dari gunung meletus ….
  11. Banjir dan tanah longsor adalah peristiwa yang diakibatkan oleh ….
  12. Bahan bakar yang digunakan sebagai bahan bakar pesawat terbang adalah ….
  13. Kayu dan minyak kelapa adalah contoh sumber daya alam yang ….
  14. Air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui melalui … yaitu perjalanan air dari mata air, sungai, dan laut menguap menjadi awan dan hujan.
  15. Hewan dan tumbuhan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui melalui ….
  16. Sumber daya alam yang berasal dari hutan adalah ….
  17. Bahan baku pembuatan kecap dan tahu adalah ….
  18. Sumber daya alam yang dimanfaatkan untuk membuat ban adalah ….
  19. Sumber daya alam yang belum diolah disebut ….
  20. Contoh-contoh sumber daya alam hayati ….
Jawablah pertanyaan-pertanyaan dengan singkat dan tepat!
  1. Apa jenis gempa bumi akibat pergeseran kerak bumi?
  2. Tuliskan satu akibat gempa bumi yang terjadi di bawah laut?
  3. Apa nama cairan panas yang keluar saat gunung api meletus?
  4. Mencegah apakah kegiatan menanam pohon-pohon di lahan gundul?
  5. Apa nama alat pengukur gempa bumi?
  6. Apa manfaat membuat susunan seperti tangga di lahan miring?
  7. Angin apa yang bisa menimbulkan gelombang air laut?
  8. Disebut apakah air bersama material gunung yang mengalir ke sungai?
  9. Gempa bumi vulkanik disebabkan oleh apa?
  10. Mengapa kita tidak boleh merusak hutan?
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
  1. Sebutkan 5 peristiwa alam yang dapat mengakibatkan kerusakan!
  2. Sebutkan 5 kegiatan manusia yang dapat mengubah permukaan bumi!
  3. Sebutkan 5 akibat yang terjadi bila banyak pohon di hutan ditebang secara liar!
  4. Apakah yang dimaksud sistem tebang pilih?
  5. Sebutkan 3 sumber informasi untuk mengetahui tentang peristiwa alam!

Adaptasi Makhluk Hidu

Setiap hewan dan tumbuhan memiliki kemampuan untuk mempertahankan hidupnya. Kemampuan beradaptasi itu berguna untuk mempertahankan hidupnya. Cara beradaptasi setiap makhluk hidup berbeda-beda. Ada yang beradaptasi secara morfologi, fisiologi, dan tingkah laku.
1) Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi dapat dlihat dengan jelas. Contohnya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada semut.
2) Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Salah satunya berupa enzim yang dihasilkan oleh suatu organisme. Contohnya, bunga raflesia mengeluarkan enzim untuk menarik serangga. Sementara itu, kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga.
3) Adaptasi tingkah laku merupakan penyesuaian berupa perubahan tingkah laku. Contohnya, cecak memutuskan ekornya saat ditangkap musuh. Contoh lain, putri malu mengatupkan daunnya bila disentuh.
A. Penyesuaian Bentuk Tubuh terhadap Lingkungan
1. Tujuan adaptasi pada hewan
1) Memperoleh makanan
a. Burung
Setiap jenis burung makanannya berbeda-beda. Ada yang berupa cairan madu (nektar), biji-bijian, atau daging. Oleh karena itu, bentuk paruh setiap jenis burung juga berbeda-beda. Bentuk paruh burung sesuai dengan jenis makanannya.
1) Burung pelatuk mempunyai paruh yang panjang, kuat, dan runcing. Paruh burung pelatuk untuk mencari serangga yang bersembunyi di kulit pohon, dalam lubang pohon, atau pada batang pohon yang lapuk.
2) Burung kolibri mempunyai paruh berbentuk panjang dan runcing. Bentuk paruh seperti itu memudahkan burung kolibri mengisap nektar.
3) Burung pelikan mempunyai paruh berkantong. Paruh demikian memudahkannya untuk menangkap ikan dalam air.
4) Burung elang memiliki paruh yang besar dan runcing untuk merobek mangsanya. Ujung paruhnya berbentuk seperti kait yang tajam. Bentuk paruh tersebut sesuai untuk burung pemakan daging.
5) Burung pipit memiliki paruh yang pendek dan kuat. Bentuk paruh tersebut sesuai untuk memecah biji-bijian.
6) Burung bangau memiliki paruh panjang dan besar. Bentuk tersebut memudahkannya untuk mencari ikan di rawa-rawa atau daerah lumpur.
7) Bebek memiliki paruh berbentuk pipih dan lebar. Bentuk ini sesuai untuk mencari makanan di dalam lumpur. Bebek biasanya mencari makanan berupa cacing di dalam lumpur.
Berbagai bentuk kaki burung merupakan salah satu bentuk penyesuaian terhadap cara memperoleh makanan.
Bentuk kaki burung sesuai dengan lingkungan tempat hidupnya (habitat) dan makanannya.
1) Kaki elang memiliki empat jari. Setiap jari memiliki kuku yang sangat kuat. Fungsi bentuk kaki seperti ini untuk mencengkeram mangsanya dan untuk bertengger di pohon. Burung elang digolongkan ke dalam burung pencengkeram.
2) Kaki burung gelatik memiliki empat jari dan ukurannya kecil. Bentuk kaki seperti itu memudahkan gelatik untuk bertengger pada batang padi. Burung gelatik digolongkan ke dalam burung petengger.
3) Kaki bangau memiliki kaki yang panjang. Jari-jarinya memiliki sedikit selaput. Bentuk seperti ini memudahkan bangau untuk berjalan di atas lumpur ketika mencari makan.
4) Bebek memiliki kaki yang berselaput. Bentuk kaki seperti ini memudahkannya untuk berjalan di atas tanah berlumpur. Selain itu, kaki berselaput berfungsi untuk berenang. Bebek termasuk ke dalam burung perenang.
5) Kaki burung kakatua untuk memanjat. Selain itu, juga untuk memegang makanan.
6) Kaki ayam untuk mengais tanah saat mencari makanan.
7) Burung pelatuk pandai memanjat karena bentuk kakinya sesuai untuk memanjat.
Berdasarkan gambar di depan, terdapat hubungan antara bentuk kaki burung dengan cara memperoleh makanannya.
b. Serangga
Salah satu bentuk penyesuaian dirinya adalah bentuk mulut yang berbeda-beda sesuai dengan jenis makanannya.
Bedasarkan jenis makanan yang dimakannya, jenis mulut serangga dibedakan menjadi empat, yaitu mulut pengisap, mulut penusuk, mulut penjilat, dan mulut penyerap.
1) Mulut pengisap
Mulut pengisap pada serangga bentuknya seperti belalai yang dapat digulung dan dijulurkan. Contoh serangga yang memiliki mulut pengisap adalah kupu-kupu. Kupu-kupu menggunakan mulut pengisap untuk mengisap madu dari bunga.
2) Mulut penusuk dan penghisap
Mulut penusuk dan penghisap pada serangga memiliki ciri bentuk yang tajam dan panjang. Contoh serangga yang memiliki mulut penusuk dan penghisap adalah nyamuk. Nyamuk menggunakan mulutnya untuk menusuk kulit manusia kemudian menghisap darah. Jadi, selain mulutnya berfungsi sebagai penusuk juga berfungsi sebagai pengisap.
3) Mulut penjilat
Mulut penjilat pada serangga memiliki ciri terdapatnya lidah yang panjang dan berguna untuk menjilat makanan berupa nektar dari bunga, contoh serangga yang memiliki mulut penjilat adalah lebah.
4) Mulut penyerap
Mulut penyerap pada serangga memiliki ciri terdapatnya alat penyerap yang mirip spons (gabus). Alat ini digunakan untuk menyerap makanan terutama yang berbentuk cair. Contoh serangga yang memiliki mulut penyerap adalah lalat.
c. Unta
Unta hidup di daerah padang pasir yang kering, gersang, dan panas. Bentuk dan susunan tubuh unta sesuai dengan keadaan alam di padang pasir. Pada saat minum, unta mampu meneguk air dalam jumlah banyak. Air tersebut disimpan sebagai cairan tubuh. Unta memiliki punuk. Punuk unta berisi makanan cadangan. Makanan cadangan tersebut berupa lemak. Jika tidak memperoleh makanan, unta akan menggunakan makanan cadangan tersebut. Dengan demikian, unta dapat tetap hidup meskipun kekurangan makanan.
2) Melindungi diri dari musuh
a. Landak
Landak memiliki kulit berduri dan kaku yang berfungsi untuk melindungi diri dari musuhnya. Saat terancam bahaya landak akan mengembangkan durinya. Musuh akan terkena duri tersebut ketika menyerang landak.
b. Cecak dan Kadal
Cecak dan kadal dapat memutuskan ujung ekornya untuk mengelabui musuh. Jika ada pemangsa menyerang, kedua hewan tersebut segera memutuskan ekornya. Pada saat perhatian pemagsa tertuju pada ujung ekor yang bergerak-gerak, kadal akan melarikan diri menjauhi pemangsanya.
c. Kalajengking, Lebah, dan Kelabang
Ketiga hewan ini mempunyai sengat. Sengat ini digunakan untuk melukai musuh saat hewan tersebut diserang atau terancam bahaya.
d. Bunglon
Bunglon mampu mengubah warna tubuhnya sesuai dengan warna lingkungannya. Dengan demikian bunglon dapat menyamarkan dirinya sehingga dapat terhindar dari serangan pemangsa.
B. Cara Penyesuaian Diri Tumbuhan Terhadap Lingkungan
Adaptasi pada tumbuhan dapat menyebabkan perbedaan yang sangat nyata pada tumbuhan. Berdasarkan morfologi tubuhnya, tumbuhan dibagi menjadi tiga macam, antara lain tumbuhan hidrofit, higrofit, dan xerofit.
1) Tumbuhan hidrofit
Tumbuhan hidrofit adalah tumbuhan yang hidup di air dalam waktu yang lama. Tumbuhan ini mengapung di permukaan air, berdaun lebar dan tipis, memiliki lapisan kutikula yang tipis dan mudah ditembus air. Contohnya adalah teratai dan enceng gondok.
a) Teratai
Bunga teratai memiliki daun yang lebar-lebar dan tipis. Daun teratai yang tipis berguna untuk mengapung di permukaan air, sedangkan daunnya yang lebar berfungsi menangkap cahaya matahari lebih banyak sehingga penguapan air lebih banyak. Teratai juga memiliki akar panjang dan melekat di dasar air. Bentuk akar ini membantu teratai memperoleh mineral dari dasar air dan memancangkan dirinya agar tidak lepas.
b) Eceng gondok
Tumbuhan eceng gondok akarnya tidak menancap di dasar perairan. Akar tumbuhan ini sangat lebat dan berguna untuk menjaga keseimbangan agar tidak terbalik. Eceng gondok dapat terapung di atas air karena tangkai daunnya yang menggembung berisi udara. Selain untuk mengapungkan tubuhnya, rongga udara tersebut juga berfungsi untuk bernapas.
2) Tumbuhan higrofit
Tumbuhan higrofit adalah tumbuhan yang hidup di lingkungan yang basah. Contohnya adalah keladi. Tumbuhan ini memiliki ciri daun yang lebar untuk mempercepat penguapan.
3) Tumbuhan xerofit
Tumbuhan xerofit adalah tumbuhan yang hidup di daerah yang sedikit air, seperti gurun pasir. Contohnya adalah kaktus. Ciri-ciri tumbuhan ini adalah berdaun tebal dan berduri untuk mengurangi penguapan. Tumbuhan xerofit memiliki jaringan penyimpan air di dalam batangnya yang tebal dan dilapisi oleh lapisan lilin.
Kaktus
Tanaman kaktus tempat hidup aslinya sebenarnya adalah tanah yang kering seperti gurun. Tumbuhan kaktus menyesuaikan diri dengan memiliki daun yang kecil-kecil seperti duri yang berfungsi untuk mengurangi penguapan air, batangnya tebal berair dan berlapis lilin yang berfungsi untuk menyimpan cadangan air, akarnya yang panjang untuk mencari air.

Daur Hidup Makhluk Hidup

Setiap hewan mengalami daur hidup. Daur hidup hewan adalah tahapan perkembangan makhluk hidup selama masa hidupnya. Setiap hewan memiliki tahapan daur hidup yang berbeda-beda.
Daur hidup erat hubungannya dengan metamorfosis. Metamorfosis berasal adalah proses pertumbuhan fisik atau biologis hewan yang memengaruhi bentuk atau struktur tubuhnya. Pada proses metamorfosis, terjadi proses fisik, yaitu pergantian kulit, pada serangga biasanya mengalami empat kali perubahan warna kulit, saat proses metamorfosis berlangsung. Daur hidup hewan dibedakan menjadi 2, yaitu:
1. Daur hidup tanpa metamorfosis, yaitu apabila tidak terjadi perubahan bentuk pada hewan untuk menjadi dewasa. Contohnya ayam, kucing, kambing, ikan, burung.
2. Daur hidup dengan metamorfosis.
Ada dua macam metamorfosis, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.
1. Metamorfosis sempurna adalah proses perubahan bentuk tubuh hewan dari kecil hingga dewasa. Metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang mengalami empat fase, yaitu telur, larva, pupa (kepompong), dan imago.
Contohnya, kupu-kupu, nyamuk, lalat, semut.
2. Metamorfosis tidak sempurna (tidak lengkap), adalah proses perubahan bentuk hewan yang saat lahir tidak berbeda bentuknya dengan hewan dewasa (tidak melalui tahap menjadi kepompong), yaitu telur, nimfa, dan hewan dewasa,
Contohnya, kecoak, katak, capung, dan belalang.
Berikut ini adalah daur hidup beberapa jenis hewan.
Metamorfosis sempurna :
1. Urutan metamorfosis nyamuk
Metamorfosis nyamuk diawali dari telur. Nyamuk bertelur di permukaan air yang menggenang. Telur nyamuk akan menetas menjadi larva. Larva nyamuk sering disebut jentik-jentik atau tempayak. Larva nyamuk lebih banyak menghabiskan waktunya untuk makan. Tahap selanjutnya, kegiatan larva semakin berkurang dan berubah menjadi kepompong atau pupa. Setelah beberapa saat, kepompong berubah menjadi nyamuk dewasa.
Jadi kesimpulan dari urutan pada metamorfosis nyamuk adalah sebagai berikut:
Telur → jentik-jentik → pupa → nyamuk dewasa
2. Urutan metamorfosis kupu-kupu
Daur hidup kupu-kupu dimulai dari telur. Ketika menemukan tempat yang cocok, kupu-kupu betina segera bertelur. Telur kupu-kupu akan dilekatkan pada daun. Setelah beberapa hari, telur-telur itu menetas menjadi ulat. Ulat-ulat itu memakan daun-daunan sehingga tubuhnya menjadi besar. Setelah itu, ulat mencari tempat untuk berdiam diri dalam waktu yang cukup lama. Ulat dapat membuat kepompong dari air liurnya. Air liur ini dapat mengeras membentuk benang-benang. Ulat membungkus tubuhnya dengan benang-benang tersebut membentuk kepompong. Pada tahap kepompong inilah perlahan-lahan tubuh ulat berubah menjadi makhluk hidup dengan bentuk baru yaitu kupu-kupu.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan urutan metamorfosis pada kupu-kupu adalah sebagai berikut:
Telur → ulat → kepompong → kupu-kupu dewasa
3. Urutan daur hidup Lalat
Urutan daur hidup lalat berasal dari telur. Telur lalat menetas menjadi belatung. Bentuk belatung seperti cacing kecil. Belatung dapat merayap ke mana-mana dan kemudian menjadi kepompong. Setelah beberapa hari, kepompong berubah menjadi lalat. Lalat dewasa kemudian bertelur. Lalat biasanya bertelur di tempat-tempat yang kotor, seperti di atas timbunan sampah dan kotoran. Oleh karena itu, lalat membawa kuman penyakit. Lalat harus kita berantas. Jika di sekitar kita banyak lalat, maka penyakit mudah berjangkit.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan urutan metamorfosis pada lalat adalah sebagai berikut:
Telur → larva → pupa (kepompong) → lalat dewasa
1. Urutan metamorfosis katak
Katak betina dewasa akan bertelur di dalam air, kemudian telur tersebut akan menetas setelah 10 hari. Setelah menetas, telur katak tersebut menetas menjadi berudu, berudu ini hidup di air. Setelah 2 hari, berudu mempunyai insang luar yang berbulu untuk bernapas. Setelah berumur 3 minggu, insang berudu akan tertutup kulit. Menjelang umur 8 minggu, kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar ketika kaki depan mulai muncul. Pada saat umur 12 minggu, kaki depannya mulai terbentuk. Insang tidak lagi berfungsi lagi dan ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna, katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kembali berkembangbiak.
Uraian di atas dapat disimpulkan bahwa urutan metamorfosis pada katak adalah sebagai berikut:
Telur → berudu(kecebong) → berudu kaki → katak berekor → katak dewasa
Metamorfosis Tidak Sempurna
1. Urutan metamorfosis kecoak
Urutan daur hidup pada kecoa juga diawali dengan telur. Telur kecoa berselubung. Setelah dibuahi induk jantannya, telur akan menetas menjadi kecoa muda.
Bentuk kecoa muda tidak jauh berbeda dengan kecoa dewasa. Bedanya, kecoa muda tidak bersayap. Selanjutnya, kecoa muda tumbuh menjadi kecoa dewasa yang bersayap. Kecoa dewasa kemudian bertelur lagi begitu seterusnya.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa urutan metamorfosis pada kecoa adalah sebagai berikut:
Telur → nimfa → kecoak dewasa
2. Urutan metamorfosis capung
Capung meninggalkan telur dewasa di kedangkalan danau atau kolam. Setelah menetas, larva capung hidup dan berkembang di dasar perairan. Larva/ tempayak capung yang juga dikenal dengan nama kini-kini bernapas di dalam air dengan menggunakan insang. Selama fase ini, larva capung akan sering berganti kulit hingga mengalami metamorfosis menjadi nimfa. Sebagian besar siklus hidup capung dihabiskan dalam bentuk nimfa (bisa hingga 4 tahun lamanya). Setelah tumbuh sempurna, pada cuaca yang tepat, nimfa akan keluar dari air untuk mencari tumbuhan atau bebatuan untuk menyelesaikan metamorfosis menjadi capung muda. Nimfa akan mengelupaskan kulit lamanya dan berubah menjadi capung muda. Capung muda ini nantinya akan berkembang menjadi capung dewasa.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa urutan metamorfosis pada capung adalah sebagai berikut:
Telur → larva → nimfa → capung.

HUBUNGAN GAYA, GERAK DAN ENERGI

Hubungan antara Gaya dan Gerak
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda. Gaya dapat menimbulkan perubahan gerak atau perubahan kecepatan. Meja yang didorong dapat bergerak karena mendapat gaya dorong. Jadi adanya gaya mempengaruhi gerak suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya gaya disebut dinamometer, satuannya adalah newton (N). Gaya dapat mempengaruhi keadaan suatu benda, antara lain menyebabkan:
  • Benda diam menjadi bergerak.
Misalnya saat mendorong mobil mogok, mendorong meja, menarik gerobak pasir, menendang bola, tarik tambang.
  • Benda bergerak menjadi diam.
Pada saat naik sepeda, ketika mengerem sepeda menjadi lambat dan kahirnya berhenti. Berarti gaya dapat menyebabkan benda bergerak menjadi diam.
  • Perubahan bentuk benda.
Contoh pada saat terjadi tabrakan mobil, mobil bisa berubah bentuknya karena gaya yang diberikan pada benda melebihi kekuatan bahan benda yang bertabrakan. Contoh lain adalah saat menggunakan lilin mainan (plastisin), kaleng minuman yang kosong jika diinjak dengan keras akan penyok.
  • Perubahan arah gerak benda.
Contoh pada saat pemain bola menyundul bola, bola berubah arah karena gaya yang diberikan pada bola.
B. Macam-macam Gaya
1. Gaya pegas adalah gaya yang terjadi akibat tarikan atau dorongan terhadap benda yang elastis. Gaya pegas menyangkut dua gaya, yaitu tarikan dan dorongan. Contohnya, penjepit kertas yang ditekan, karet gelang yang ditarik.
2. Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya aliran listrik. Misalnya, penggaris plastik yang digosok dengan kain wol dapat menarik sobekan kertas kecil.
3. Gaya gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh gaya tarik bumi. Jika kita melempar benda ke atas maka kecepatan jatuh benda tersebut akan lebih cepat jika mendekati bumi karena pengaruh gaya gravitasi bumi.
Misalnya buah kelapa jatuh ke bawah karena adanya pengaruh gaya gravitasi bumi.
Gaya tarik bumi menyebabkan semua benda mempunyai berat. Karena gaya gravitasi, manusia atau hewan dapat berjalan tegak dengan kaki di bawah seperti biasanya. Seandainya di bumi tidak ada gaya gravitasi, maka manusia dan hewan tidak dapat berjalan tegak dengan kaki di bawah seperti biasanya melainkan melayang saat bergerak seperti di ruang angkasa yang gaya agravitasinya sangat kecil.
4. Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya tarikan magnet terhadap benda-benda yang terbuat dari logam. Misalnya, magnet batang yang didekatkan pada kumpulan paku sehingga dapat tertarik. Contoh benda yang tidak bersifat magnetis pada umumnya benda yang terbuat dari plastik, kayu, dan karet.
Gaya tarik magnet memiliki kemampuan untuk menembus suatu benda. Contohnya pada karton yang di atasnya terdapat beberapa jarum dan di bawahnya ditempelkan magnet, ketika karton diangkat dengan tangan kiri dan magnet yang di bawah karton dipegang dengan tangan kanan dan digerak-gerakkan maka jarum yang berada di atas karton pun akan ikut bergerak, sesuai dengan arah gerakan magnetnya.
Kemampuan gaya tarik magnet dipengaruhi oleh jenis benda dan kemampuan magnetnya. Semakin kuat suatu magnet, semakin besar kemampuan gaya tariknya untuk menembus suatu benda.
5. Gaya gesek adalah gaya yang terjadi akibat dua permukaan benda yang saling bergesekan. Semakin halus permukaan, semkain kecil gaya geseknya dan sebaliknya semakin kasar permukaan, gaya geseknya semakin besar. Misalnya, gesekan antara karet rem dengan pelek roda sepeda, gesekan antara ban sepeda dengan permukaan jalan, mengasah pisau menggunakan gerinda.
Gaya gesek dapat diperkecil atau diperbesar. Berikut merupakan cara untuk memperkecil gaya gesek.
a. Menghaluskan permukaan kedua benda yang bergesekan
b. Memasang bantalan peluru pada salah satu permukaan benda.
Contoh: untuk memperkecil gesekan antara kaki meja dengan lantai, maka pada kaki meja diberi roda. Pemasangan roda ini akan memudahkan meja untuk ditarik atau didorong.
Gesekan dapat kita perbesar, misalnya pada bagian luar ban mobil, ban sepeda motor atau ban sepeda dibuat beralur-alur. Contoh lainnya adalah pada bagian telapak sepatu pemain sepak bola berbentuk seperti paku-paku besar.
Gaya gesekan dapat bermanfaat dan juga dapat merugikan. Dalam kehidupan sehari-hari dengan adanya gaya gesekan semua benda yang digerakkan akan terhenti, sepatu sepak bola yang bagian telapaknya seperti paku-paku besar dapat dipakai untuk berlari tanpa terpeleset. Selain bermanfaat gaya gesek juga dapat merugikan. Contoh: ban mobil, ban sepeda motor, dan ban sepeda yang selalu digunakan dengan adanya gaya gesekan secara terus-menerus menyebabkan ban menjadi tidak beralur-alur (ban gundul) sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.
6. Gaya otot adalah gaya yang ditimbulkan oleh otot manusia atau hewan. Contohnya gaya otot yaitu: gerobak ditarik manusia, pedati ditarik kuda.
7. Gaya mesin adalah gaya yang ditimbulkan oleh mesin. Misalnya, mobil dan sepeda motor dapat melaju kencang.
8. Gaya Apung adalah gaya yang diberikan oleh air. Gaya apung dipengaruhi volume benda. Makin besar volume benda, makin besar gaya yang akan diberikan air.
C. Hubungan antara Gaya dan Energi
Energi diartikan sebagai kemampuan suatu benda dalam melakukan kerja. Jelaslah bahwa ada hubungan antara gaya dan energi. Dalam keseharian energi disebut tenaga. Energi yang dimiliki batu yang terlontar disebut energi gerak atau energi kinetik. Jadi semua benda yang bergerak memiliki energi kinetik, misal mobil melaju, orang berlari atau bola melambung.
Pada ketapel energi kinetik tidak hanya dimiliki oleh batu, karet pentil yang melemparkan batu juga memiliki energi. Pada saat ditarik karet pentil memiliki energi potensial. Energi potensial tersebut ditimbulkan oleh gaya pegas. Oleh sebab itu energi potensial karet disebut energi potensial pegas. Permainan jungkat-jungkit juga berhubungan dengan energi potensial. Saat anak berada di atas, ia memiliki energi potensial. Energi potensial anak itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Karenanya energi potensial anak tersebut dinamakan energi potensial gravitasi. Semua benda pada ketinggian memiliki energi potensial gravitasi. Misalnya mangga yang menggantung dan lampu yang tergantung.
Selain energi kinetik dan potensial, masih ada bentuk energi yang lain. Energi tersebut adalah sebagai berikut.
• Energi panas, yaitu energi dalam bentuk panas. Energi panas juga disebut energi kalor. Energi panas berasal dari matahari, api, ataupun benda panas lainnya.
• Energi kimia, yaitu energi yang timbul akibat reaksi kimia. Contohnya, energi kimia di dalam tubuh kita. Energi tersebut berasal dari pembakaran bahan makanan. Kita menggunakannya untuk bergerak. Contoh lainnya adalah energi kimia dalam bahan bakar. Energi tersebut digunakan untuk menjalankan mesin. Contohnya, mobil, motor, dan pesawat terbang.
• Energi listrik, yaitu energi yang dimiliki arus listrik. Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan.
• Energi bunyi, yaitu energi yang dimiliki oleh bunyi. Kita dapat membuktikan bahwa bunyi mempunyai energi. Saat mendengar bunyi sangat keras, telinga kita menjadi sakit. Bunyi pesawat jet yang terbang rendah dapat memecahkan kaca jendela.
• Energi cahaya, yaitu energi yang dimiliki cahaya. Contohnya, penggunaan laser untuk memotong logam. Laser juga digunakan untuk mengiris bagian tubuh yang akan dioperasi.
• Energi Nuklir, energi nuklir adalah energi yang terdapat pada inti atom.
Sumber:http://www.solusipintar.net

RANGKA MANUSIA DAN FUNGSINYA

. Rangka Manusia dan Fungsinya
Rangka adalah susunan tulang-tulang yang saling berhubungan dan membentuk tubuh. Setiap bagian rangka mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Rangka yang menyusun tubuh dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu: rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gerak.
Rangka manusia
Rangka manusia mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
1) Memberi bentuk tubuh, rangka berfungsi untuk memberi bentuk tubuh. Rangka memberi bentuk yang khas pada tubuh manusia.
2) Menopang dan menegakkan badan, manusia memiliki tulang duduk dan tulang kaki yang kuat. Tulang-tulang tersebut menopang berbagai kegiatan yang dilakukan manusia. Ketika duduk, tubuh ditopang oleh tulang duduk. Saat berdiri tubuh ditopang oleh tulang-tulang kaki.
3) Melindungi alat tubuh, rangka juga berfungsi untuk melindungi organ-organ dalam yang bersifat lunak seperti:
– Rangka kepala (tengkorak) melindungi otak.
– Tulang dada dan tulang rusuk yang membentuk rongga dada melindungi jantung, paru-paru, dan sebagian alat pencernaan.
– Tulang belakang melindungi sumsum tulang belakang
4) Tempat pembentukan sel-sel darah, sel darah merah dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih, misalnya di tulang dada, tulang selangka, dan di dalam ruas-ruas tulang belakang.
5) Tempat melekatnya otot, otot melekat pada rangka. Tanpa rangka, otot tidak mempunyai tempat melekat.
6) Sebagai alat gerak pasif
7) tempat menyimpan zat kapur
Rangka manusia dikelompokkan menjadi tiga bagian besar, yaitu rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gerak.
1. Rangka Kepala
Rangka kepala (tengkorak) terbentuk dari tulang dahi, tulang hidung, rahang atas, rahang bawah, dan tulang pipi.
2. Rangka Badan
Rangka badan terbentuk dari tulang leher, tulang dada, tulang rusuk, tulang punggung, dan tulang panggul. Tulang leher dibentuk oleh 7 ruas tulang. Tulang punggung hingga tulang ekor dibentuk oleh 26 ruas tulang. Jadi, jumlah ruas tulang leher sampai tulang ekor adalah 33 ruas tulang atau disebut tulang belakang.
3. Rangka Anggota Gerak
Rangka anggota gerak terbentuk dari rangka anggota gerak atas (tangan) dan rangka anggota gerak bawah (kaki). Tulang tangan terdiri atas tulang lengan atas, tulang pengumpil, tulang hasta, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan dan tulang jari-jari tangan.
Tulang kaki terdiri atas tulang paha, tulang tempurung lutut, tulang kering, tulang betis, tulang pergelangan kaki, tulang-tulang telapak kaki, dan tulang jari-jari kaki.
Tulang rangka manusia melindungi bagian-bagian tubuh tertentu.
1. Tulang tengkorak berfungsi untuk melindungi otak, saluran pernapasan, mata, hidung, dan telinga.
2. Ruas-ruas tulang leher berfungsi untuk melindungi tenggorokan, kerongkongan dan pita suara, menopang kepala.
3. Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi untuk melindungi jantung, paru-paru, hati, pankreas, dan usus.
4. Tulang panggul berfungsi untuk melindungi alat pencernaan makanan dan alat kelamin, sebagai peyambung antara tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawah.
5. Tulang belakang/tulang punggung berfungsi untuk melindungi sumsum tulang belakang dan sebagai penopang anggota tubuh bagian atas.
Berdasarkan bentuknya, tulang rangka dibagi dalam tiga bentuk utama, yaitu tulang pipa, tulang pendek, dan tulang pipih. Setiap tulang tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.
1. Tulang pipa
Tulang pipa adalah tulang yang memiliki bentuk seperti pipa. Tulang pipa memiliki bentuk seperti tabung dan berongga. Rongga pada tulang pipa berisi sumsum kuning. Sumsum kuning ini banyak mengandung lemak. Sumsum kuning dapat berfungsi sebagai cadangan makanan. Pada ujung-ujung tulang pipa yang mengembung, di dalamnya terdapat rongga-rongga kecil yang berisi sumsum merah. Sumsum merah ini berfungsi sebagai pembentuk sel-sel darah. Tulang-tulang yang termasuk tulang pipa antara lain tulang paha, ruas-ruas jari, dan tulang kering.
2. Tulang pendek
Disebut tulang pendek karena tulang ini memiliki ukuran tulang yang pendek. Di dalamnya terdapat rongga-rongga kecil berisi sumsum merah. Tulang-tulang yang termasuk tulang pendek antara lain tulang belakang, tulang pergelangan tangan, dan tulang pergelangan kaki.
3. Tulang pipih
Tulang ini berbentuk pipih. Tulang pipih berfungsi sebagai tempat pembentukkan sel-sel darah karena di dalam tulang pipih terdapat rongga-rongga kecil yang berisi sumsum merah. Yang termasuk dalam tulang pipih antara lain tulang rusuk, tulang dada, tulang belikat, dan tulang tengkorak.
B. Persendian
Sendi adalah sambungan antara tulang sehingga tulang mudah digerakkan.
Sendi tersusun dari bongkol sendi, mangkok sendi, lapisan tulang rawan, jaringan ikat, dan cairan sinovial.
Ada beberapa jenis sendi, yaitu;
1. Sendi engsel, yaitu sendi yang hanya dapat digerakkan ke satu arah, seperti antara tulang paha dan tulang kaki bawah, tulang lengan atas dan tulang lengan bawah (siku).
2. Sendi peluru, yaitu sendi yang dapat digerakkan ke segala arah, seperti antara tulang paha dan tulang panggung, antara tulang lengan atas dan tulang bahu.
3. Sendi pelana, yaitu sendi yang dapat digerakkan ke dua arah yaitu ke kiri dan ke kanan, seperti sendi pelana pada pangkal ibu jari.
4. Sendi putar, yaitu persendian dimana tulang yang satu berputar mengelilingi tulang lainnya yang bertindak sebagai poros atau pusat tempat berputarnya tulang satu dengan tulang lain, seperti sendi antara tulang atlas dan tulang tengkorak.
sendi peluru sendi engsel sendi putar sendi pelana
Menurut sifat geraknya, sendi dibedakan menjadi 3 macam yaitu sendi mati, sendi kaku, dan sendi gerak.
1. Sendi mati adalah sendi yang tidak dapat digerakkan. Contoh: sendi antar tulang tengkorak.
2. Sendi kaku adalah sendi yang memungkinkan sedikit bergerak. Contoh: sendi antar tulang pergelangan tangan dan pergelangan kaki.
3. Sendi gerak adalah sendi yang dapat digerakkan. Contoh: sendi pada pangkal lengan dan pangkal paha.
C. Penyakit dan Kelainan Rangka
Kelainan tulang pada umumnya terjadi karena kebiasaan sikap duduk dan sikap tidur yang tidak benar. Penyakit dan kelainan rangka tubuh manusia, antara lain;
1. Rakhitis, yaitu kelainan tulang yang disebabkan oleh kekurangan vitamin D.
2. Osteoporosis, yaitu penyakit pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium dan vitamin D.
3. Kifosis, yaitu kelainan tulang belakang yang membengkok ke belakang(membungkuk).
4. Skoliosis, yaitu kelainan tulang belakang yang membengkok ke samping(ke kiri atau kanan).
5. Lordosis, yaitu kelainan tulang belakang yang membengkok ke depan.
6. Polio, yaitu penyakit tulang yang disebabkan oleh virus sehingga menimbulkan kelumpuhan.
D. Memelihara Kesehatan Rangka
Cara memelihara kesehatan rangka tubuh, antara lain :
1. Biasakan sikap berjalan, berdiri, duduk dengan tegak dan tidak bungkuk.
2. Biasakan tidur dengan posisi lurus.
3. Olahraga teratur.
4. Biasakan saat menulis atau membaca posisi punggung tidak melengkung.
5. Banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D dan kalsium.
6. Upayakan tubuh sering terkena sinar matahari pagi.
Sumber:http://www.solusipintar.net